Senin, 21 Maret 2011

“Ridho (kerelaan) seoranng hamba ditandai dengan hati yang tenang (tentram)atas setiap keputusan Allah . Hati itu akan tabah dan tetap tenang ketika datang ketentuan yang pahit bahkan malah bergembira karena dia memandang bahwa itulah takdir dan pilihan Allah untuknya karena dia pun menyadari bahwa Allah telah memilihkan yang paling utama untuknya.”
( Abuya Sayyid Muhammad Alwi Al-Maliki )

Sabtu, 12 Maret 2011

An-Nahwu

بسم الله الرحمن الرحيم
Kalimah (الكلمة)
A.Definisi
الكلمة –هو- قول مفرد
Kalimah (dalam bahasa Indonesia disebut kata) menurut pakar ilmu nahwu ialah Qoul yang mufrod.
Yang dimaksud dengan Qoul ialah Lafadz bermakna seperti lafadz زيد (Si zaid) , رجل (seorang pria) , فرس ( kuda) , dll. Dengan demikian tulisan (bukan lafadz) dan lafadz yang tidak bermakna seperti ديز (kebalikan lafadz زيد ) tidak bisa dinamakan Qoul dan secara otomatis tidak bisa dikatakan kalimah.
Sedangkan Mufrod ialah lafadz yang bagian-bagian pembentuknya tidak menunjukkan makna seperti lafadzرجل ( huruf ر yang nota bene sebagai salah satu bagian pembentuk lafadz رجل tidak bermakna ). Tidak seperti lafadz غلام زيد yang bagian2 pembentuknya menunjukkan makna ; غلام menunjukkan makna sendiri , زيد juga menunjukkan makna sendiri.
Catatan: lafadz غلام زيدmemang tidak satu kalimah melainkan sudah dua kalimah yang tersusun.

B.Macam-macam kalimah
الكلمة جنس تحته انواع ثلاثة : اسم وفعل وحرف
Kalimah ada 3 macam : Isim, Fiil, dan huruf.
• Isim : lafadz yang mempunyai makna dan tidak terikat dengan dimensi waktu (lampau,sekarang,dan akan datang). Seperti kata رجل.
• Fi’il : lafadz bermakna yang terikat dengan salah satu 3dimensi waktu. Misal kata مشى- يمشي (berjalan)
• Huruf : lafadz yang tidak mandiri, yakni tidak bisa menunjukkan makna kecuali jika bergabung dengan kalimah lain.misal lafadz قد. lafadz tersebut tidak dapat menunjukkan arti kecuali disambung dengan kalimah lain contoh قد قام زيد lafadz قد disini menunjukkan arti تحقيق . artinya sesungguhnya.
C.Ciri-ciri kalimah.
C.1.Ciri-ciri kalimah isim.
Kita bisa mengenali kalimah isim dengan salah satu dari ciri-ciri berikut ini:
 Dapat menerima ال Seperti lafadz الرجل,الكتاب.
 Dapat dijadikan منادى (yang dipanggil). Misal: يا أيها النبي, يا لوط lafad النبي dan لوط adalah isim dengan bukti keduanya dijadikan منادى (dimasuki salah satu perangkat نِداء yakni يا ).
 Dapat dijadikan مسند اليه (disandari status) baik status yang disandarkan tersebut berupa fi’il,isim,maupun jumlah. Contoh: زيد أخوك (si zaid adalah saudaramu) lafadz زيد disandari status yang berupa status saudara yakni أخوك.
Catatan: Sebenarnya masih ada ciri2 isim selain 3 ciri diatas. Namun tiga yang tersebut diatas kiranya sudah mencukupi.

C.2.Ciri-ciri kalimah fi’il.
Perlu kita ketahui bahwa fi’il ada tiga yaitu fi’il madly(ماضي),mudlori’(مضارع),dan amr(أمر).
o Adapun fi’il madli dapat dikenali dengan ciri bisa menerimaتاء التأنيث الساكنة (ta’ ta’nits sakinah). Misal: قامتْ,قعدتْ
Lafad نعمَ,بئسَ,عسَىdan ليسadalah fiil madli dengan bukti bisa menerima ta’ ta’nis sakinah; menjadi نعمت,بئست,عست dan ليست.
o Sedangkan fiil amr adalah fiil yang menunjukkan arti memerintah serta bisa menerima ياء المؤنث المخاطبة (ya’ yang berarti perempuan yang diajak bicara/Engkau perempuan). Contoh: ارجعي kembalilah (yang diajak bicara adalah cewek)
o Dan fiil mudlori’ ditandai dengan ciri bisa menerima لم seperti lafadz لم يقُمْ serta diawali dengan satu dari huruf-huruf yang terhimpun dalam lafadz نأيت (نون,ألف,ياء,تاء) Huruf-huruf tersebut selamanya dibaca fathah kecuali pada fiil ruba’i (fiil yang -akar kata-nya terdiri dari 4 huruf); maka dibaca dlummah contoh: يُدخرج akar katanya adalah دخرج yang terdiri dari 4 huruf.
Catatan:
Masih ada ciri-ciri fiil selain yang tersebut diatas, diantaranya sebagai berikut: bisa menerima ضميرالفاعل,سوف,سين,قد atau نون التوكيد
misal: ليكتبَنَّ,ليكتبَنْ,اكتبَنَّ,اكتبَنْ,قُمْتَ,قُمْتِ,سوْف نذهبُ,سَتذهب,قد يقوم,قد قام. dengan demikian Lafadz يكتب,اكتب,قام,يقوم,تذهب,نذهب ialah kalimah fiil.
C.3.Ciri-ciri kalimah huruf.
Kalimah huruf ialah yang bukan isim dan bukan fiil. Dengan begitu tandanya adalah dengan ke-tidakbisa-annya menerima ciri-ciri kedua kalimah tersebut.
Kalimah huruf ini ada tiga model:
 Bisa menggandeng isim dan fiil seperti huruf هل contoh:
o هل أنتم شاكرون (yang menggandeng isim)
o وهل أتاك نبأ الخصم (yang menggandeng fiil)

 Hanya bisa menggandeng isim saja seperti huruf في contoh:
وفي السماء رزقكم وما توعدون
 Spesial masuk pada fiil seperti huruf لم contoh: لم يلد ولم يولد


Kalam ((الكلام
A. Definisi
والكلام قول مفيد مقصود
Kalam (dalam bahasa Indonesia disebut kalimat) ialah qoul yang memberi pemahaman serta dengan disengaja (diucapkan secara sadar). Seperti ucapan si zaid berdiri زيد قائم, saudaramu dudukجلس أخوك .
Catatan: poin memberi pemahaman tidak akan tercapai kecuali jika Qoul tersebut merupakan rangkaian dalam tarkib isnadi.
Sedangkan tarkib isnadi ialah rangkaian kalimah (struktur kalimat) yang diprogram untuk menghasilkan nisbat (status/hukum/predikat), yakni rangkaian kalimah yang terbentuk dari مسند (yang disandarkan) dan مسند اليه (yang disandari status/hukum) sehingga mengecualikan tarkib idlofi dan tarkib mazji.
B. Macam-macam kalam
Kalam terbagi 2 macam:
1. Berita (خبر),yaitu kalam/ucapan yang kandungannya punya kemungkinan benar atau salah. Misal zaid makan nasi.
2. Insya’ إنشاء)), yaitu ucapan yang tidak mengandung dua kemungkinan tersebut. Seperti ucapan yang bermuatan perintah,pertanyaan,pengandaian,dll contoh: duduklah!, Siapa namamu? ,“seandainya kekasihku datang.”

I’ROB ( الإعراب)
A.Definisi I’rob
الإعراب أثر ظاهر أو مقدّر يجلبه العامل في أخر الإسم المتمكن والفعل المضارع
I’rob ialah dampak (baik tampak maupun tidak) pada akhir isim mutamakkin dan fiil mudlori’ yang ditimbulkan oleh amil.
Seperti harokat dlummah,fathah,dan kasroh pada ucapan جاء زيدٌ,رأيتُ زيدًا dan مررتُ بزيدٍ. perhatikanlah, bukankah harokat-harokat tersebut merupakan dampak (yang tampak) yang ditimbulkan oleh ‘amil-‘amil yang memasukinya (yakni lafadz جاء,رأىdan huruf باء ).Adapun contoh dampak yang tidak tampak yaitu seperti harokat-harokat yang diyakini tersimpan pada akhir lafadz الفتى dalam ucapan جاء الفتى (tersimpan harokat dlummah),رأيت الفتى (tersimpan harokat fathah) dan مررتُ بالفتى (tersimpan harokat kasroh). Harokat-harokat yang tersimpan itulah i’rob itu.

Catatan: setiap isim yang berakhiran huruf alif (lazim disebut alif layyinah) seperti lafadz الفتى maka i’robnya pasti dikira-kirakan/tersimpan (Muqoddar) pada huruf alif tersebut karena selamanya alif tidak bisa menyandang harokat. I’rob semacam ini populer dengan sebutan I’rob taqdiry.

Ingat! Setiap kalimah tidak akan terlepas dari i’rob atau bina’(lawan i’rob); kalau tidak mu’rob (menerima i’rob), pasti mabny (tidak menerima i’rob / tidak berubah karena ‘amil).

B.Macam-macam I’rob
وأنواعه رفع ونصب في اسم وفعل كزيد يقوم وانّ زيدا لن يقومَ وجرّ في اسم كزيد وجزم في فعل كلم يقمْ
Macam-macam i’rob ialah sebagai berikut:
• Rafa’. (pada isim dan fiil), contoh: زيدٌ يقومُ
• Nashab. (pada isim dan fiil), contoh: انّ زيداً لنْ يقومَ
• Jarr. (spesial pada isim), contoh: كزيدٍ
• Jazm. (spesial pada fiil), contoh:لمْ يقمْ
C.Tanda-tanda i’rob.
Tanda-tanda asli keempat i’rob tersebut ialah dlummah untuk i’rob rafa’, fathah untuk i’rob nashab, kasroh untuk i’rob jarr, dan sukun untuk i’rob jazm sebagaimana contoh di atas.
Dan berikut ini adalah tanda-tanda I’rob yang keluar dari keasliannya:
1. I’rob jarr pada isim ghoiru munshorif (isim yang tidak menerima tanwin), yakni dengan tanda fathah.Contoh: مررتُ بأحمدَ , ومررت بأفضلَ منه . isim ghoiru munshorif ini sama dengan isim yang munshorif (menerima tanwin) dalam dua hal, yakni keduanya ditandai dengan harokat dlummah ketika rafa’ dan dengan fathah ketika dalam keadaan nashab. Dan berbeda dengan isim munshorif dalam dua hal, yaitu ia (isim ghoiru munshorif) tidak bisa ditanwin dan dijarrkan dengan tanda fathah.
Tetapi ada dua kondisi dimana isim ghoiru munshorif ini masih menggunakan tanda i’rob yang asli (kasroh pada kondisi jarr), yaitu:
• Ketika diidlofahkan, contoh: مررت بأفضلِ القوم
• Menyandang ال , contoh: مررت بالأفضلِ
2. I’rob nashab pada jama’ mu’annats salim (جمع المؤنث السالم)dengan tanda harokat kasroh sebagai ganti dari harokat fathah. Contoh: خلق اللهُ السّمواتِ lafadz السّمواتِ berposisi sebagai maf’ul bih sehingga harus terbaca nashob. Sedangkan tanda nashobnya adalah harokat kasroh.
Jama’ muannats salim adalah lafadz-lafadz yang proses penjamakannya dengan menambah alif dan ta’ .
Ada lima macam bentuk lafadz yang bisa di-jama’ muannats salim-kan, yaitu:
 Lafadz-lafadz yang menyandang ha’ ta’nits, seperti: طلحة dijama’kan menjadi .طلحات
 Lafadz-lafadz yang menyandang alif ta’nits , sepeti: حبلى menjadi حبليات
 Lafadz mudzakkar yang ditashghiir (dikecilkan) serta tidak berakal, seperti: دريهم menjadi دريهمات
 Lafadz-lafadz yang digunakan sebagai nama perempuan yang tanpa tanda mu-annats, seperti: زينب menjadi زينبات
 Kata sifat mudzakkar yang tidak berakal, seperti: معدودmenjadi معدودات
3. Pada asma’ as sittah (الأسماء الستة) , yaitu: dengan huruf wawu untuk tanda i’rob rafa’, dengan huruf alif untuk tanda i’rob nashob, dan dengan huruf ya’ untuk tanda i’rob jarr.
Asma’ as sittah tersebut ialah:
• ذو yang bermakna صاحب (yang mempunyai), contoh: جاء ذو مالٍ,
رأيتُ ذامال, مررتُ بذي مال .
jika tidak bermakna صاحب maka menurut bani thoyyi’, ia (ذو) dimabnikan sukun (wawunya selalu disukun) atas nama ia adalah isim maushul bermakna “yang” . contoh: جاء ذو قام, رأيت ذو قام, مررت بذو قام . Lafadz ذو selamanya tidak bisa diidlofahkan pada isim dlomir.
• فم dengan ketentuan mim-nya harus terlepas, jika tidak maka ia tetap menggunakan tanda i’rob yang asli yakni dengan harokat, seperti: هذا فَمُك, رأيتُ فَمَك,نظرتُ في فَمِك
• أب berarti: ayah, contoh: جاء أبوك, رأيت أباك, مررت بأبيك
• أخ berarti: saudara laki-laki, contoh: جاء أخوك ,رأيت أخاك, مررت بأخيك
• حم berarti: famili dari jalur suami, contoh: جاء حموك, رأيت حماك, مررت بحميك
• هن digunakan untuk samaran bagi perkara yang tabu, contoh:
هذا هنوك, رأيت هناك, نظرت إلى هنيك
Syarat penggunaan i’rob ini adalah sebagai berikut:
 Tidak dimudlofkan pada ya’ mutakallim
Jika semua isim tersebut diidlofahkan pada ya’ mutakallim maka dii’robi dengan tanda harokat yang dibayangkan ada pada huruf yang berada sebelum ya’ mutakallim, cth: هذا أبي, رأيت أبي, مررت بأبي
 Berbentuk mufrod
Jika isim-isim tersebut berbentuk jama’ atau tatsniyah maka tanda i’robny seperti tanda dalam betuk jama’ dan tatsniyah, contoh:
هذان أبواك, رأيت أبوَيْك (tatsniyah)
هم أباءُكم, رأيت أباءَكم (jama’taksir) dengan tanda i’rob asli.

 Berbentuk mukabbar (normal) atau tidak di-tashghiir
Jika dibentuk tashghir maka dimu’robkan dengan tanda harokat (tanda i’rob asli), contoh: هذا أُبَيُّك, رأيتُ أُبيَّك (dari أب ditashghir menjadi أُبَيُّ )
 Tidak menyandang ya’ nisbat
Jika menyandang ya’ nisbat maka dimu’robkan dengan tanda harokat (tanda i’rob asli) , contoh: هذا أبَويُّك
Catatan:
I’rob dalam asma-us sittah ada tiga model:
 I’rob taam, ialah i’ rob dengan huruf (wawu, alif, dan ya’) , contoh: جاء أبوك, رأيت أباك, مررت بأبيك
 I’rob naqsh, ialah i’rob dengan harokat (dlummah, fat-hah, dan kasroh) , contoh: جاء أبُك, رأيت أبَك, مررت بأبِك
 I’rob qoshr, ialah i’rob dengan harokat yang dikira-kirakan pada huruf alif dalam segala kondisi i’rob. , contoh: جاء أباك, رأيت أباك, مررت بأباك
Yang afshoh (paling fasih) bagi lafadz هن adalah menggunakan i’rob naqsh. Adapun dengan i’rob taam itu sedikit sekali orang arab yang menggunakannya. Saking sedikitnya, imam farro’ dan Abul Qosim Az Zajjajy tidak mengetahuinya sehingga mereka mengatakan bahwa isim-isim yang menggunakan i’rob taam ini hanya ada 5 ( Al khomsah), bukannya 6 (As-sittah).

4. isim tasniyah. (اسم تثنية/المثنّى)
Adalah termasuk yang menggunakan tanda i’rob pengganti/ tidak asli. Yakni menggunakan tanda alif untuk i’rob rofa’, dan ya’ untuk i’rob nashob & i’rob jarr.
Isim tatsniyah ialah isim yang menunjukkan arti “dua”/ganda sebagai bentuk ringkasan dari dua isim yang diathofkan (dihimpun), seperti lafadz الزيدان; sebagai bentuk ringkasan dari lafadz زيد و زيد.
Syarat-syarat isim bisa dibentuk tatsniyah, sebagai berikut:
 Mu’rob (menerima i’rob)
Maka lafadz yang mabni (lawan mu’rob) tidak bisa dibentuk tatsniyah. Adapun lafadzالّذان, الّتان, ذان, تان yang natabenenya sebagai isim-isim yang mabny) bukan merupakan bentuk tatsniyahnya lafadz الّذي, الّتي, ذي, تيakan tetapi merupakan lafadz-lafadz yang dibentuk (sejak awal) sebagai lafadz yang menunjukkan arti ganda.
 Mufrod
Maka lafadz-lafadz dlam bentuk jama’ dan tatsniyah tidak dapat ditatsniyahkan.
 Munakkar (isim nakiroh/ tidak ma’rifat)
Maka lafadz yang digunakan untuk nama/‘alam (العَلَم) dan masih mempertahankan status kema’rifatannya tidak dapat ditatsniyahkan. Jika bermaksud membentuk tatsniyah dari isim ’alam maka isim ’alam tersebut diniatkan sebagai isim nakiroh dengan memasang ال ,karena isim nakiroh adalah isim yang bisa menerima ال , seperti: الزيدان
 Tidak ditarkib
Maka lafadz yang sudah ditarkib (dirangkai) baik tarkib isnady maupun tarkib mazji tidak bisa ditatsniyahkan. Seperti lafadz بعلبك (tarkib mazji) dan تأبّطَ شرّاً(tarkib isnady) yang digunakan sebagai nama. Adapun tarkib idlofy dapat dibentuk tasniyah dengan mentatsniyahkan juz (bagian) yang pertama, contoh: عبد الله menjadi عبدا الله danخادم الدار menjadi خادما الدار
 Cocok lafadznya
Maka lafadz ابوين yang merupakan ringkasan dari اب وأمّ bukan tatsniyah melainkan mulhaq bit-tatsniyah.
 Cocok ma’nanya
Maka dua lafadz yang ma’nanya beda tidak dapat dibentuk tatsniyah. Seperti lafadzعين و عين yang salah satunya dikehendaki ma’na mata dan yang satunya lagi dikehendaki ma’na mata air (sumber) tidak boleh ditatsniyahkan menjadi عينان .
 Memiliki padan
Maka lafadz قمر (rembulan) yang mana tidak mempunyai padan karena di bumi hanya ada satu rembulan, tidak dapat ditatsniyahkan. Adapun lafadz قمرَيْنِ yang berasal dari شمس و قمر adalah Mulhaq bit tatsniyah bukan isim tatsniyah.
 Tidak terwakili oleh lafadz yang lain
Maka lafadz سواء (berarti: ‘sama’) tidak bisa dibentuk tatsniyah karena sudah terwakili (tercukupi) oleh tatsniyahnya lafadz ,سي yakniسيانِ (berarti: kedua-duanya sama). Tidak boleh dikatakan سواءانِ .
jika ada isim yang menunjukkan arti dua/ganda dan tidak memenuhi syarat-syarat di atas maka disebut Mulhaq bit tatsniyah (ملحق بالتثنية).
Ada beberapa isim yang i’robnya disamakan (Mulhaq) dengan isim tatsniyah, yaitu:
اثنان, اثنتان, ثنتان isim-isim tersebut bukan isim tatsniyah karena tidak mempunyai bentuk mufrod (tunggal). Jadi, isim-isim tersebut bukan merupakan bentuk ringkasan dari dua isim yang di’athofkan.
كلا, كلتا yang diidlofahkan pada isim dlomir. Jika di’athofkan pada isim dhohir, maka menggunakan i’rob taqdiry yakni dengan harokat (tanda i’rob asli) yang dikira-kirakan pada huruf alif. Karena! Ingat! Alif selamanya tidak mampu menyandang harokat.

5. Jama’ mudzakkar salim. (جمع المذكر السالم)
adalah termasuk yang menggunakan tanda i’rob pengganti/ tidak asli. Yakni menggunakan tanda huruf wawu dalam kondisi rofa’, menggunakan huruf ya’ pada kondisi nashab dan jarr. Dengan ketentuan: huruf yang berposisi sebelum wawu/ya’ dibaca kasroh dan huruf setelah wawu/ya’ terbaca fathah, Contoh: أفلح المجتهدون (rofa’) أكرمت المجتهدين (nashab) أحسنت إلى المجتهدين (jarr).

Bahan yang dapat dibentuk jamak mudzakkar salim ada dua macam:
1. Isim jamid
Dengan syarat:
 ‘Alam (nama)
 Mudzakkar (laki-laki)
 ‘Aqil (berakal)
 Tidak menyandang ta’ ta’nits
 Mufrod (tidak tatsniyah atau jama’)
 Tidak ditarkib
Contoh: زيد menjadi الزيدون
Maka lafadz رجل (bukan nama), هند (nama utk perempuan), لاحق (nama kuda), طلحة (menyandang Ta’ Ta’nits), الزيدان (tidak mufrod), سبويه (berbentuk tarkib mazji), tidak bisa dibentuk jama’ mudzakkar salim.
2. Isim sifat
Dengan syarat:
 Mudzakkar (laki-laki)
 ‘Aqil (berakal)
 Tidak menyandang ta’ ta’nits
 Tidak mengikuti wazan أفعل – فعلاء dan فعلان – فعلى
 Tidak dari lafadz yang bentuk mudzakkar dan mu’annatsnya sama.
Contoh: مجتهد menjadi المجتهدون
Maka lafadz حائض (sifat untuk perempuan, artinya: yang haid), سابق (sifat untuk kuda), علّامة (sifat yang menyandang Ta’), أحمر- حمراء (mengikuti wazan أفعل – فعلاء), سكران- سكرى (mengikuti wazan فعلان – فعلى), جريح(yang bisa digunakan untuk mensifati laki-laki dan perempuan), tidak bisa dibentuk jamak mudzakkar salim.
Berikut ini adalah beberapa lafadz yang dalam hal i’robnya disetarakan dengan jamak mudzakkar salim:
 أولو ; Bukan jama’ mudzakkar salim melainkan isim jama’. Contoh: لا يأتلِ أولوا الفضل منكم والسعة (rafa’)
انْ يؤْتوا أولي القربى (nashab)
انّ في ذلك لذكرى لأولي الألباب (jarr)
 عالَمون isim jama’. Karena tidk mempunyai bentuk mufrod. Adapun lafadz عالَم bukan merupakan bentuk mufrod dari lafadz عالَمون .
 عشرون – تسعون (bilangan puluhan dari dua puluh sampai sembilan puluh); kesemuanya adalah isim jama’ bukan jama’ mudzakkar salim.
 أرَضون ; jama’ taksirnya isim mu-annats yang tidak berakal, yakni lafadz أرْض (bumi).
 سِنون ; jama’ taksirnya lafadz سَنة (tahun). Lafadz سَنة ini adalah isim yang mu-annats yang tidak berakal, bentuk aslinya adalah سَنَو atau سَنه . kemudian wawu/ha’-nya dibuang dan diganti dengan ha’ ta’nits.
 Lafadz-lafadz yang berpola sama dengan سِنون , yaitu setiap bentuk jama’ dari isim tsulatsi (isim yang akar kata-nya terdiri dari tiga huruf) yang huruf akhirnya dibuang dan diganti dengan ha’ ta’nits, seperti lafadz قلين, عزين, عضين ; bentuk jama’ dari lafadz قلة, عزة, عضة .

6. Af’alul homsah / amtsilatul homsah (الأفعال الخمسة/الأمثلة الخمسة )
Af’alul khomsah (fi’il2 yang lima) ini ditandai dengan adanya huruf nun untuk i’rob rofa’-nya dan dengan terbuangnya huruf nun untuk i’rob nashob dan jazm-nya.
Contoh: فِيْهِمَا عَيْنَانِ تَجْرِيَانِ (rofa’)
لن تفعلوا (nashob)
لم تفعلوا (jazm)
Af’alul khomsah tersebut adalah sebagai berikut:
1. يفعلان (يفعل + alif dan nun tanda i’rob); fi’il mudlori’ yang tersambung dengan alif tatsniah
2. تفعلان (تفعل + alif dan nun tanda i’rob); fi’il mudlori’ yang tersambung dengan alif tatsniah
3. يفعلون (يفعل + wawu dan nun tanda i’rob); fi’il mudlori’ yang tersambung dengan wawu jama’
4. تفعلون (تفعل + wawu dan nun tanda i’rob); fi’il mudlori’ yang tersambung dengan wawu jama’
5. تفعلين (تفعل + ya’ dan nun tanda i’rob); fi’il mudlori’ yang tersambung dengan ya’ mu_annatsah mukhothobah.
7. Fi’il mudlori’ mu’tal akhir (الفعل المضارع المعتلّ الأخر)
Ialah fi’il mudlori’ yang huruf akhirnya berupa huruf ‘illat, yakni: alif, wawu, dan ya’. Ia dijazmkan dengan menggunakan tanda “terbuangnya huruf ‘illat”. Contoh:
يخشى  لم يخشَ (membuang alif)
يرمي  لم يرمِ (membuang ya’)
يدعو  لم يدع (membuang wawu)

I’rob taqdiry (الإعراب التقديري)
Telah kita lalui i’rob dhohiry, yaitu i’rob yang menggunakan tanda yang jelas; tampak; bisa dirasakan oleh lisan. Dan berikut ini akan kita bahas i’rob-i’rob yang bersifat taqdiry atau kira-kira saja, artinya keberadaan tanda i’rob hanya dibayangkan berada pada huruf akhir. Contoh: جاء الفتى . pada contoh tersebut lafadz الفتى berkedudukan sebagai fa’il yang aturannya ia harus dibaca rofa’. Lha mana tanda i’robnya ? bisa dijawab: tidak kelihatan! Yaitu harokat yang dibayangkan ada pada huruf alif ‘mbengkong’ yang berada di akhir kalimat.
Kalimat-kalimat yang di-i’rob-i secara taqdiry tersebut adalah sebagai berikut:
 Kalimat-kalimat mu’rob yang berakhiran huruf ‘illat.
 Yang berakhiran alif.
Meliputi:
a. Fi’il mudlori’ yang berakhiran alif, seperti lafadz يهوَى
b. Isim maqshur, seperti lafadz الفتى
Keterangan:
Menggunakan i’rob taqdiry dalam tiga kondisi; rofa’, nashab, dan jarr. contoh: جاء الفتى, رأيتُ الفتى, مررتُ بالفتى, زيد يهوَى الهدى
Adapun dalam kondisi jazm ia menggunakan i’rob yang dhohir, yakni dengan tanda pembuangan huruf ‘illat. Contoh: لم نخشَ إلّا الله
 Yang berakhiran wawu dan ya’.
Meliputi:
a. Fi’il mudlori’ yang berakhiran wawu atau ya’, seperti lafadz يدعو ,يقضي
b. Isim manqush, seperti lafadz القاضي
Menggunakan i’rob taqdiry dalam dua kondisi, yaitu rofa’ dan jarr. يقضي القاضي على الجاني, يدعو الداعي إلى النادي
Adapun dalam kondisi nashob menggunakan tanda fathah yang dhohir (tampak). لن أعصيَ القاضيَ, ولن أدعوَ إلى غير الحقّ
Dan dalam kondisi jazm dengan membuang wawu dan ya’. لم أقضِ بغير الحقّ (membuang ya’), و لا تدعُ إلّا اللهَ (membuang wawu)
Catatan:
Isim yang berakhiran huruf alif disebut isim maqshur. Dengan ketentuan; huruf sebelum akhir berharokat fathah, seperti lafadz الفتى
Isim yang berakhiran huruf ya’ disebut isim manqush. Dengan ketentuan; huruf sebelum akhir berharokat kasroh, seperti lafadz القاضي

 Lafadz yang di-idlofah-kan pada ya’ mutakallim.
Dalam kondisi rofa’ dan nashob, ia dii’robi dengan dlummah dan fafhah yang dikira-kirakan pada huruf akhir. Dan huruf sebelum ya’ harus dibaca kasroh guna menyesuaikan dengan ya’. Harokat kasroh seperti ini biasa disebut dengan kasroh munasabah.¬
Contoh: ربّيَ الله, أطعتُ ربّي
harokat fathah pada ya’-nya lafadz ربِّيَ الله adalah harokat yang didatangkan untuk penyelamatan dari bertemunya dua huruf yang mati.

 Al mahky (Lafadz yang di-hikayah-kan/diceritakan) yang bukan jumlah.
Hikayah adalah mendatangkan lafadz persis seperti saat didengar.
Hikayah ada yang berupa hikayah kalimat (kata), dan ada yang berupa hikayah jumlah (kalimat sempurna).
Hikayah kalimat seperti كتبتُ يعلمُ (saya menulis kata ‘يعلمُ’). Lafadz يعلمُ asalnya adalah fi’il mudlori’ yang dibaca rofa’, dan dalam contoh ini ia sebagai yang diceritakan; sebagai maf’ul bih (obyek)-nya lafadz كتبتُ dan i’robnya menggunakan i’rob yang taqdiry.
Adapun Hikayah jumlah menggunakan i’rob mahally (i’rob mahally insya’Allah nanti akan dibahas ), seperti:
سمعتُ "حيّ على الصلاة" (saya mendengar kalimat “حيّ على الصلاة”).
 Kalimat-kalimat mabny atau jumlah yang digunakan sebagai nama.
ketika anda membikin nama dari lafadz yang mabny, maka lafadz tersebut tidak akan berubah dari keadaan semula dan i’robnya adalah i’rob taqdiry. Seperti lafadz رُبَّ yang digunakan sebagai nama dalam contoh: جاء رُبَّ, رأيتُ رُبَّ, مررْتُ بِرُبَّ
Begitu pula jumlah yang digunakan sebagai nama. Seperti lafadz تأَبَّطَ شَرًّا dalam contoh: جاء تأَبَّطَ شَرًّا, رأيتُ تأَبَّطَ شَرًّا, مررتُ بِتأَبَّطَ شَرًّا
I’rob mahally(الإعراب المحلّي)
I’rob mahally adalah i’rob yang bersifat abstrak (إعتباري). Tidak tampak jelas (ظاهري) . Tidak pula dikira-kirakan/dibayangkan (تقديري) . I’rob mahally hanya ada pada kalimat-kalimat yang mabny. Termasuk jumlah yang dihikayahkan.
Perlu diketahui bahwa baik kalimah mu’rob maupun mabny sama saja dalam pengaruh i’rob. Hanya saja, pengaruh pada mu’rob jelas (ظاهري) atau pembayangan (تقديري)dan pengaruh i’rob pada al-mabny bersifat abstrak (إعتباري). Misal سبويهِ yang mabny, dalam جاء سبويهِ , berstatus i’rob rofa’ dan dalam رأيتُ سبويهِ berstatus nashab. Artinya hanya posisinya saja yang beri’rob.
Namun demikian kalimat-kalimat mabni berikut ini tidak ada pengaruh i’rob sama sekali. Baik pengaruh yang bersifat dhohir, taqdir, maupun mahally\i’tibary. Yaitu:

• Huruf
• Fi’il amr
• Fi’il madli yang tidak didahului adat (piranti) syarat yang menjazmkan
• Isim fi’il
• Isim shout

Sabtu, 26 Februari 2011

"Pain"

When it was drizzle in the afternoon
I was looking for my love
In a owner garden , very beautiful garden
He said that he loves me
I can feel his touch in my heart
But I don’t know something
Something can make me suffer
He decided to far away from me
He went so far far and far
I feel lost lost his love lost my dove
But it’s all coming back to me now
It Stronger than your pride
But I don’t know something
Something can make me suffer
Now , I can’t refuse the call
I feela big pain inside and outside
God, when will my suffering get over ?
I feel useless , I don’t want to exist
If your destiny has decided you will be like this,
You like this
If your destiny has decided you will be like that,
You like that...

Kamis, 03 Februari 2011

Effects of global worming

I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia”[1] melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.
Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat 1.1 hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100.[1] Perbedaan angka perkiraan itu disebabkan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang, serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100, pemanasan dan kenaikan muka air laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil.[1] Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan.
Mengingat urgensinya beberapa konsekuensi-konsekuensi dari pemanasan global dan perubahan iklim tersebut maka kita sungguh prihatin dengan keadaaan bumi baik sekarang maupun yang akan datang. Maka dari itu disusunlah makalah ini yang secara umum bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanasan Global ini, Selain itu juga untuk membuka jendela tentang permasalahan Pemanasan Global. Semua ini banyak pertanyaan-pertanyaan bagi manusia karena sampai saat ini masih belum mendapatkan penyebab yang pastinya dari Pemanasan Global. Harapan penulisan adalah agar makalah ini bermanfaat bagi diri sendri dan mendapatkan segi positif, karena bisa memberi ilmu kepada pembaca makalah ini tentang apa artinya Pemanasan Global atau disebut (Global Warming).

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa itu pemanasan global ?
2. Apa saja penyebab terjadinya pemanasan global itu?
3. Apa saja dampak-dampak dari pemanasan global ?
4. Bagaimana upaya-upaya manusia agar dapat mengurangi pemanasan global tersebut ?

C. TUJUAN PENELITIAN
1. Untuk mengetahui secara jelas apa Pemanasan Global itu.
2. Untuk mengetahui penyebab terjadinya Pemanasan Global.
3. Untuk mengetahui apa saja dampak-dampak dari pemanasa global.
4. Untuk dapat mengetahui apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk dapat mengurangi lebih lanjut Pemanasan Global tersebut.


II. PEMBAHASAN.
A. Pengertian pemanasan global.
Pemanasan global atau lebih dikenal dengan global worming adalah peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Atau yang lebih detilnya, fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi.
B. Penyebab terjadinya pemanasan global.
Penyebab terjadinya pemanasan Global diantaranya adalah oleh “Greenhouse Effect” atau yang kita kenal dengan Efek rumah kaca . Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorbsinya.
Istilah efek rumah kaca, diambil dari cara tanam yang digunakan para petani di daerah iklim sedang (negara yang memiliki empat musim). Para petani biasa menanam sayuran atau bunga di dalam rumah kaca untuk menjaga suhu ruangan tetap hangat. Kenapa menggunakan kaca/bahan yang bening? Karena sifat materinya yang dapat tertembus sinar matahari. Dari sinar yang masuk tersebut, akan dipantulkan kembali oleh benda/permukaan dalam rumah kaca, ketika dipantulkan sinar itu berubah menjadi energi panas yang berupa sinar inframerah, selanjutnya energi panas tersebut terperangkap dalam rumah kaca. Demikian pula halnya salah satu fungsi atmosfer bumi kita seperti rumah kaca tersebut.
C. Dampak-dampak dari pemanasan global.
Dampak-dampak pemanasan global antara lain :
 Mencairnya es di kutub utara & selatan.
 Meningkatnya level permukaan laut.
 Perubahan Iklim/cuaca yang semakin ekstrim.
 Gelombang Panas menjadi Semakin Ganas.
 Habisnya Gletser-Sumber Air Bersih Dunia.

D. Upaya-upaya untuk dapat mengurangi pemanasan global.
Sebenarnya kita tidak memerlukan perubahan yang radikal untuk membantu Bumi ini menjadi lebih bersahabat. Ubahlah beberapa rutinitas yang dapat menurunkan “jejak karbon Anda”. Yang pada akhirnya akan menghemat uang Anda juga. Tetapi yang terpenting adalah kita memberikan anak cucu kita tempat yang lebih baik untuk ditinggali.
Berikut adalah 50 Tips Mengurangi Global Warming untuk menyelamatkan bumi kita, menjadikannya tempat hidup yang lebih baik…
MAKANAN DAN MINUMAN
1. Kurangi konsumsi daging—bervegetarian adalah yang terbaik! Berdasarkan penelitian, untuk menghasilkan 1 kg daging, sumber daya yang dihabiskan setara dengan 15 kg gandum. Bayangkan bagaimana kita bisa menyelamatkan bumi dari kekurangan pangan jika kita bervegetarian. Peternakan juga penyumbang 18% “jejak karbon” dunia, yang mana lebih besar dari sektor transportasi (mobil, motor, pesawat, dll). Belum ditambah lagi dengan bahaya gas-gas rumah kaca tambahan yang dihasilkan oleh aktiitas peternakan lainnya seperti metana yang notabene 3 kali lebih berbahaya dari CO2 dan gas NO yang 300 kali lebih berbahaya dari CO2. Dan yang pasti banyak manfaat kesehatan dan spiritual dari bervegetarian. Anda akan menjadi lebih sehat dan pengasih.
2. Makan dan masaklah dari bahan yang masih segar. Menghindari makanan yang sudah diolah atau dikemas akan menurunkan energi yang terbuang akibat proses dan transportasi yang berulang-ulang. Makanan segar juga lebih sehat bagi tubuh kita.
3. Beli produk lokal, hasil pertanian lokal sangat murah dan juga sangat menghemat energi, terutama jika kita menghitung energi dan biaya transportasinya. Makanan organik lebih ramah lingkungan, tetapi periksa juga asalnya. Jika diimpor dari daerah lain, kemungkinan emisi karbon yang dihasilkan akan lebih besar daripada manfaatnya.
4. Daur ulang aluminium, plastik, dan kertas. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa menggunakannya berulang-ulang. Energi untuk membuat satu kaleng alumunium setara dengan energi untuk menyalakan TV selama 3 jam.
5. Beli dalam kemasan besar. Akan jauh lebih murah, juga menghemat sumber daya untuk kemasan. Jika terlalu banyak, ajaklah teman atau saudara Anda untuk berbagi saat membelinya.
6. Matikan oven Anda beberapa menit sebelum waktunya. Jika tetap dibiarkan tertutup, maka panas tersebut tidak akan hilang.
7. Hindari fast food. Fast food merupakan penghasil sampah terbesar di dunia. Selain itu konsumsi fast food juga buruk untuk kesehatan Anda.
8. Bawa tas yang bisa dipakai ulang. Bawalah sendiri tas belanja Anda, dengan demikian Anda mengurangi jumlah tas plastik/kresek yang diperlukan. Belakangan ini beberapa pusat perbelanjaan besar di Indonesia sudah mulai mengedukasi pelanggannya untuk menggunakan sistem seperti ini. Jadi sambutlah itikad baik mereka untuk menyelamatkan lingkungan.
9. Gunakan gelas yang bisa dicuci. Jika Anda terbiasa dengan cara modern yang selalu menyajikan minum bagi tamu dengan air atau kopi dalam kemasan. Beralihlah ke cara lama kita. Dengan menggunakan gelas kaca, keramik, atau plastik food grade yang bisa kita cuci dan dipakai ulang.
10. Berbelanjalah di lingkungan sekitar Anda. Akan sangat menghemat biaya transportasi dan BBM Anda.
11. Tanam pohon setiap ada kesempatan. Baik di lingkungan ataupun dengan berpartisipasi dalam program penanaman pohon. Bisa dengan menyumbang bibit, dana, dan lain-lain. Tergantung kesempatan dan kemampuan Anda masing-masing.
DI RUMAH
1. Turunkan suhu AC Anda. Hindari penggunaan suhu maksimal. Gunakan AC pada tingkatan sampai kita merasa cukup nyaman saja. Dan cegah kebocoran dari ruangan ber-AC Anda. Jangan biarkan ada celah yang terbuka jika Anda sedang menggunakan AC Anda karena hal tersebut akan membuat AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan Anda. Pada akhirnya hal ini akan menghemat tagihan listrik Anda.
2. Gunakan timer untuk menghindari lupa mematikan AC. Gunakanlah timer sesuai dengan kebiasaan Anda. Misalnya jam kantor Anda adalah pukul 8.00 sampai 17.00. Set timer AC Anda sesuai dengan jam kantor tersebut. Dengan begitu tidak ada lagi insiden lupa mematikan AC hingga keesokan harinya.
3. Gunakan pemanas air tenaga surya. Meskipun lebih mahal, dalam jangka panjang hal ini akan menghemat tagihan listrik Anda. (Bahkan saat ini sudah ada penerang jalan dengan tenaga surya).
4. Matikan lampu tidak terpakai dan jangan tinggalkan air menetes. Selain menghemat energi dan air bersih, ini akan menghemat banyak tagihan Anda.
5. Gunakan lampu hemat energi. Meskipun lebih mahal, rata-rata mereka lebih kuat 8 kali dan lebih hemat hingga 80 % dari lampu pijar biasa.
6. Maksimalkan pencahayaan dari alam. Gunakan warna terang di tembok, gunakan genteng kaca di plafon, maksimalkan pencahayaan melalui jendela.
7. Hindari posisi stand by pada elektronik Anda! Jika semua peralatan rumah tangga kita matikan (bukan dalam posisi stan by) maka kita akan mengurangi emisi CO2 yang luar biasa dari penghematan energi listrik. Gunakan colokan lampu yang ada tombol on-off-nya. Atau cabut kabel dari sumber listriknya.
8. Jika pengisian ulang baterai Anda sudah penuh, segera cabut! Telepon genggam, pencukur elektrik, sikat gigi elektrik, kamera, dan lain-lain. Jika sudah penuh segera cabut.
9. Kurangi waktu dalam membuka lemari es Anda. Untuk setiap menit Anda membuka pintu lemari es. Akan diperlukan 3 menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu yang diinginkan.
10. Jangan membeli bunga potong. Jika daerah Anda bukan penghasil bunga hias, maka bisa dipastikan bunga itu dikirim dari tempat lain. Hal ini akan menghasilkan “jejak karbon” yang besar.
11. Potong makanan dalam ukuran yang lebih kecil. Ukuran potongan yang lebih kecil akan menggunakan energi lebih sedikit untuk memasaknya.
12. Gunakan air dingin untuk mencuci dan cucilah dalam jumlah banyak. Jika Anda memiliki keluarga kecil, tidaklah perlu setiap hari mencuci. Kumpulkanlah sampai kapasitas mesin cuci Anda terpenuhi, hal ini akan menghemat air, mengurangi pemakaian listrik dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen Anda.
13. Gunakan deterjen dan pembersih ramah lingkungan. Saat ini mungkin harganya memang lebih mahal. Tetapi bila Anda mampu, lakukanlah demi masa depan anak cucu kita.
14. Gunakan ulang perabotan rumah Anda. Jika Anda sudah bosan dengan perabotan Anda, Anda bisa melakukan obral di garasi rumah, berikan kepada orang lain. Atau bawa ke pengerajin untuk dimodifikasi sesuai keinginan Anda.
15. Donasikan mainan yang sudah tidak pantas untuk umur anak Anda. Hal ini akan mengurangi produksi mainan-mainan yang hanya akan terus menghabiskan sumber daya bumi kita.
16. Jika menggunakan deodorant atau produk-produk semprot lainnya, jangan menggunakan aerosol. Pilihan spray dengan kemasan botol kaca akan lebih baik. Aerosol juga penyumbang besar dalam pencemaran udara kita.
DALAM PEKERJAAN
1. Makan siang dikantor. Jika kita sering makan diluar kantor dengan bungkusan dan rutin, lebih baik jika Anda membeli kotak makan atau tempat minum yang kuat dan bisa dipakai berulang kali. Hindari media bungkus plastik atau stereofoam (Berasal dari minyak bumi dan susah untuk diuraikan).
2. Gunakan kertas lebih sedikit. Gunakan e-mail internal Anda dan software perkantoran untuk membuat laporan internal. Cetaklah laporan/presentasi hanya jika diperlukan untuk melakukan kesepakatan dengan pihak luar.
3. Matikan peralatan kantor Anda. Matikan dari sumbernya. Jangan dibuat stand by, matikan UPS dan trafo. Jika perlu cabut dari sumber listriknya.
4. Gunakan e-banking. Alihkan tagihan kartu kredit Anda melalui penagihan lewat e-mail, beberapa bank di Indonesia sudah dapat melakukannya. Bank-bank di Indonesia saat ini umumnya telah menyediakan fasilitas e-banking yang sangat lengkap. Kita bisa melakukan hampir semua transaksi pembayaran, transfer, pembelian voucher, dan lain-lain melalui internet banking, bahkan mobile banking.Memaksimalkan penggunaan e-banking akan menghemat banyak waktu dan biaya Anda. Anda telah menghemat dan meyelamatkan banyak pohon dan konsumsi CO2 untuk proses pembuatan kertas. Anda juga menghemat sangat banyak konsumsi BBM yang dibutuhkan untuk pergi ke bank atau ke ATM.Mulailah belajar untuk menggunakan e-banking bila Anda belum biasa untuk menggunakannya. Jangan mengkhawatirkan masalah keamanan karena teknologi pengamanan jaringan perbankan saat ini sudah sangat canggih. Tidak akan ada masalah dalam hal keamanan apabila Anda mengikuti dengan baik cara-cara dan panduan yang disarankan untuk melakukan transaksi online dengan aman.
5. Bagi industri, mulailah untuk menggunakan sumber energi yang dapat diperbaharui (tenaga angin, air, surya, dll). Gunakan peralatan yang hemat listrik dan hemat energi, serta buatlah kebijakan/peraturan penghematan energi dan sumber daya di perusahaan Anda. Pilihlah teknologi yang ramah lingkungan, dan lakukanlah manajemen yang baik untuk menangani limbah industri Anda.Edukasi karyawan Anda untuk terbiasa bertanggung jawab dalam penggunaan energi dan sumber daya perusahaan. Tingkatkanlah kesadaran mereka mengenai kecintaan terhadap lingkungan, tidak dengan hanya membuat peraturan dan hukuman.Berkontribusilah bagi perlindungan dan keselamatan lingkungan sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan Anda. Lakukanlah program penanaman pohon, pembersihan lingkungan, dll. Pada akhirnya hal tersebut juga akan memberikan keuntungan bagi perusahaan Anda karena citra perusahaan Anda akan terangkat sebagai perusahaan yang beradab dan berbudaya.
DALAM PERJALANAN
1. Berliburlah di dalam negeri dan gunakanlah transportasi darat! Sebab berlibur akan sangat meningkatkan jejak karbon Anda. Terutama jika dilakukan dengan menggunakan pesawat. Hal ini dapat mengurangi banyak sekali emisi karbon.Pesawat terbang merupakan penyumbang gas rumah kaca yang lebih signiikan daripada mobil atau kendaraan darat lainnya.
2. Kurangi perjalanan bisnis Anda. Teknologi sekarang sangat memungkinkan untuk melakukan teleconference, juga menyediakan begitu banyak metode berkomunikasi via internet. Ditambah lagi dengan makin murahnya biaya internet, Anda akan menghemat banyak pengeluaran perjalanan Anda, dan tentunya mengurangi jejak karbon Anda secara signiikan. Pengecualian dapat dilakukan untuk transaksi yang membutuhkan tanda tangan Anda atau yang benar-benar membutuhkan kehadiran Anda.
3. Gunakan handuk hotel Anda lebih dari satu hari. Anda akan menghemat salah satu seumber daya terpenting, yaitu air, dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen yang dipakai. Lebih jauh lagi, Anda menghemat energi dari mesin pencuci dan pengering yang digunakan.
SAAT MENGEMUDI
1. Gunakan mobil antar jemput untuk sekolah anak Anda, hal ini akan sangat mengurangi beban BBM Anda, sopir, dan cicilan kendaraan. Jika belum ada, mungkin Anda bisa memulainya, dan menjadikan sebagai bisnis Anda.
2. Kecil itu indah dan hemat. Jika Anda tidak bisa lepas dari penggunaan mobil, gunakanlah city car atau mobil dengan bahan bakar bio fuel, elektrik, hibrida, bahkan hidrogen, tergantung dari kemampuan Anda masing-masing. Tidak perlu membeli SUV besar 4 x 4 jika Anda tidak bekerja dipertambangan atau perkebunan. Gunakan kendaraan hibrida bila Anda mampu membelinya.
3. Ganti bahan bakar Anda! Gunakan bahan bakar alami atau yang dapat diperbaharui (di Indonesia tersedia bio solar dan bio pertamax). Luar biasa jika bisa Anda bisa menggunakan bahan bakar hidrogen.
4. Cek tekanan angin ban dan jadwal service Anda. Dari beberapa survei dipercaya menjaga kondisi mobil Anda pada kondisi optimal akan menghemat 5% penggunaan bahan bakar Anda.
5. Sewa mobil saat diperlukan. Jika mobil bukan sarana utama Anda maka menyewa adalah pilihan yang baik. Termasuk jika Anda hanya memerlukan kendaraan besar (Family Car atau SUV) untuk beberapa kesempatan saja. Penghematan dari cicilan ataupun bahan bakar harian Anda akan sangat terasa.
6. Matikan mesin saat menunggu di sekolah anak Anda atau saat terjadi kemacetan total. Ini sangat sering terjadi. Panas saat menunggu bisa dikurangi dengan menggunakan kaca ilm yang baik atau penghalang matahari yang banyak dijual di toko aksesoris mobil. Atau parkirkan mobil Anda ditempat yang rindang.
7. Berbagilah! Carilah rekan kerja, teman yang area kerjanya sejalan dengan tujuan kerja Anda. Anda bisa berbagi biaya perjalanan dengan mereka.
8. Belajarlah cara mengemudi yang baik. Ganti perseneling lebih awal bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 15%. Jika mendekati kemacetan atau lampu lalu lintas berhentilah perlahan bukan dengan rem mendadak. Hindarkan mengemudi dengan kasar. Pindahkan gigi saat mencapai 2500-3000 rpm. Dan mengemudilah di batasan 1500-3000 rpm, beberapa survei mendapatkan hasil yang memuaskan dalam kehematan BBM dalam range tersebut.
ELEKTRONIK
1. Go rechargeable, gunakan peralatan dengan baterai yang bisa diisi ulang. Jika harus menggunakan yang satu kali buang gunakan lithium-ion (Li-Ion) dan nickel metal hydride (NiMH) sangat hemat biaya, efektif!
2. Utamakan hemat energi saat membeli peralatan elektronik. Misalnya pilihlah TV LCD daripada TV CRT (TV tabung konvensional). Carilah AC atau kulkas dengan konsumsi listrik terendah, dll. Saat ini tidak terlalu sulit untuk menemukan produk elektronik hemat energi karena produsen beramai-ramai mulai memfokuskan strategi pemasarannya ke produk-produk seperti itu. Lihat saja dari seberapa sering Anda melihat iklan-iklan AC hemat energi di media cetak maupun elektronik.
3. Gunakan lebih lama. Jangan mudah berganti alat elektronik yang memiliki fungsi sama. Jika terpaksa dilakukan, donasikan barang Anda yang lama.
ALAT KEBERSIHAN
1. Cleaner, greener, meaner. Meskipun masih lebih mahal, produk kebersihan yang ramah lingkungan sudah mulai hadir di supermarket. Belilah bila Anda mampu. Namun sebenarnya cuka dan baking soda bisa digunakan untuk pembersihan hampir barang apapun. Campurlah cuka dengan air hangat (50:50), larutan cuka air tersebut dapat digunakan sebagai pembersih serba guna.. Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan bau pada karpet.
2. Pastikan rumah Anda memiliki sirkulasi udara yang baik. Ini sangat penting agar energi dan racun sekitar kita cepat bersih. Terutama saat membersihkannya.
3. Untuk kesegaran ruangan, tempatkan tumbuhan yang bisa hidup di dalam ruangan, akan sangat membantu kesegaran lingkungan Anda.
4. Untuk penanganan barang beracun, segera hubungi dinas kebersihan atau lingkungan di lingkungan Anda.


III. PENUTUP
A. KESIMPULAN.
Abstrak Pengukuran temperatur yang diukur oleh instrumen-instrumen seluruh penjuru dunia, di darat dan laut sudah mengungkapkan bahwa sejak akhir abad 19 permukaan bumi dan bagian terendah atmosfer telah menghangat sekitar 0.6°C. Selama masa itu, emisi gas-gas rumah kaca, termasuk gas karbon dioksida, nitrogen oksida dan metana sudah meningkat, sebagian besar dari hasil pembakaran bahan bakar fosil untuk transportasi dan energi, dan perubahan tata guna lahan termasuk penebangan hutan untuk pertanian. Pemanasan global dan perubahan iklim diakibatkan oleh efek rumah kaca. Konsekuensi-konsekuensi dari pemanasan global dan perubahan iklim meliputi: suatu kenaikan pada permukaan laut yang bisa mengancam pulau dan masyarakat-masyarakat pantai, siklus hidrologi yang dapat meningkatkan kehebatan penyebab banjir dan musim kering, menyebabkan terjadinya curah hujan ekstrem, dan perubahan ekologis yang bisa mengancam produktivitas pertanian dan banyak berpengaruh pada kesehatan manusia.


DAFTAR PUSTAKA
http://independen69.wordpress.com/2007/12/03/pemanasan-global-global-warming/
http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=4&jd= Pemanasan+Global&dn=20090302213718
http:// id.shvoong.com/medicine-and-health/1659993-dampak-pemanasan-global-terhadap-ekosistem/